DraMa


In The Miso Soup

In The Miso Soup

Novel yang cukup menarik selain penuh dengan referensi dunia malam dan dunia ‘lampu merah’ Jepang, juga penuh dengan cara pandang yang menarik baik oleh orang asing ke bangsa Jepang maupun sebaliknya.

Ceritanya sangat tidak terlalu masuk akal untuk ukuran novel bergenre Non-Science-Fiction, terutama sewaktu adegan pembunuhan yang gamblang di paparkan. Sehingga banyak meninggalkan pertanyaan seperti, bagaimana Frank bisa melakukan semua pembunuhan tersebut dan tentu saja bagaimana kisah ini berakhir.

Sekiranya di buat film tentu Ryu Murakami sendiri yang harus menyutradarainya, secara selain dia novelis, dia juga sutradara film, penulis skenario, dan tentu saja pemain musik (punya band rock). Tapi jika ia sibuk tentu ia dapat bekerjasama dengan sang uber-maestro Takashi Miike, seperti yang mereka lakukan ketika menggarap Audition (film terbaiknya Miike).

Twilight

Twilight

Seharusnya ada tulisan CHICKLIT dicover novel ini !!!

ANJIIR….gue tertipu mentah-mentah…

Boleh pinjem dari temen gue setelah beberapa kali ragu mau beli, gue tertarik pas baca sinopsisnya yang tentang Vampire.

tapi ternyata…eh ternyata…518 halaman dari novel ini kebanyakan dipenuhi dengan kisah cinta doang. ‘Masalah’ baru nonggol di sekitar halaman 400an, itu pun sebentar sekali.

Legenda dan Mitologi Vampirenya pun aneh-bin-ajaib. Disini Vampirenya bisa keluar disiang hari dan yang paling konyol adalah adanya Vampire yang bisa membaca pikiran orang dan Vampire yang bisa melihat ke masa depan…wooohooo…Vampire with Super Powers and still NOT enough action!!!!…Boooooo….

1/2 buku dari kisah si anak ABG cengeng yang namanya Harry Potter aja masih lebih bagus ceritanya dari keseluruhan novel ini.

So buat yang mengharapkan aksi Vampir ataupun ksiah horror yang tegang, seram dan tentu saja menghibur… JANAGN baca novel ini… serial kisah petualangan Darren Shan aja masih LEBIH BAGUS dari novel ini.