Novel yang cukup menarik selain penuh dengan referensi dunia malam dan dunia ‘lampu merah’ Jepang, juga penuh dengan cara pandang yang menarik baik oleh orang asing ke bangsa Jepang maupun sebaliknya.
Ceritanya sangat tidak terlalu masuk akal untuk ukuran novel bergenre Non-Science-Fiction, terutama sewaktu adegan pembunuhan yang gamblang di paparkan. Sehingga banyak meninggalkan pertanyaan seperti, bagaimana Frank bisa melakukan semua pembunuhan tersebut dan tentu saja bagaimana kisah ini berakhir.
Sekiranya di buat film tentu Ryu Murakami sendiri yang harus menyutradarainya, secara selain dia novelis, dia juga sutradara film, penulis skenario, dan tentu saja pemain musik (punya band rock). Tapi jika ia sibuk tentu ia dapat bekerjasama dengan sang uber-maestro Takashi Miike, seperti yang mereka lakukan ketika menggarap Audition (film terbaiknya Miike).








